(VIDEO) ’ANAK BERTUKAR MENJADI BUAYA’, Nur Chasanah Tetap Disayang Keluarga

Jika mendengar cerita ini sebagian orang pasti langsung tidak percaya mendengar ada anak yang berubah wujud menjadi buaya.

Bukan maksud membenarkan cerita ini tapi menjadi suatu hal yang menarik saat mengetahui ada keluarga yang memelihara buaya selama 13 tahun yang dianggap sebagai anak mereka.

Pertemuan Bangkapos.com dengan keluarga pasangan Siti Asmah dan M Aini terjadi tidak sengaja. Bermaksud menuju Kota Jambi dari Kuala Tungkal. Pemandu kereta sewa bercerita mengenai ada keluarga yang memelihara buaya dan dianggap sebagai anaknya yang hilang.

Mendengar hal tersebut dia diminta mengantarkan ke tempat yang dimaksud.

Rumah Ibu Siti Asmah atau selalu dipanggil Ibu Asmah terletak dipinggir jalan di Simpang Tuan. Sekitar 70 KM dari Kota Jambi kearah Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Rumah Ibu Asma dapat lihat pintu depannya terbuka dan sepi sahaja. Rumah yang diperbuat dari kayu papan seperti kebanyakan rumah dikawasan tersebut. Namun dari luar sudah terlihat ada kawasan yang disimen berisi buaya sepanjang 2,5 meter. Buaya muara yang memiliki moncong panjang ini berada dalam di dalam berisi air.

Setelah mengucapkan Assalamualikum beberapakali seorang ibu berusia 53 yang masih terlihat gagah dengan senyum keluar dan mempersilahkan untuk masuk mendekat kearah kawasan bayi tersebut. Buaya yang kelihatan memejam mata seolah tahu kedatangan tamu membuka matanya dan seperti melirik ke arah tamunya.

“Namanya Nur Chasanah (sibuaya) kembar anak lelaki saya yang berubah wujud,” kata Ibu Asma menunjuk ke arah buaya sambil membuka cerita.

Tidak tentu arah wartawan harian ini bersama seorang warga Bangka yang ikut meminta izin memegang buaya tersebut. Tak seperti buaya biasa yang jangankan hendak dipegang nak didekati pun pasti akan menyerang tetapi Nur Chasanah hanya diam dan melirikan matanya tajam.

Ibu Asma kemudian menceritakan bahwa sekitar 23 tahun lalu ia ketika dia mendapat tahu dirinya hamil. Setelah usia kandungannya cukup besar kibu Asmah telah pergi membuat pemeriksaan doktor dan diberitahu mengandung anak kembar. Apabila semakin hampir untuk melahirkan Ibu Asma selalu mendapat mimpi dan diminta menyerahkan salah satu anak yang dikandung untuk “dipelihara dalam dunia gaib dengan bentuk buaya.”

Mimpi tersebut sentiasa berulang Ibu Asma yang awalnya resah kemudian menyerahkan sepenuhnya kepada Allah SWT. Ternyata saat melahirkan tepatnya pada 6 Jun 1991 atau 25 Safar 1410 memang yang keluar dari kandungan ibu Asma hanya satu bayi lelaki sahajayang kemudian diberi nama Masroni.

“Kita semua terkejut namun kemudian mengikhlaskan dan menyerahkan kepada Allah SWT,” kata Ibu Asmah

Ibu Asmah memberitahu selepas melahirkan ia kembali terus bermimpi didatangi seekor anak buaya yang mengaku sebagai anak kembarnya yang hilang saat dilahirkan. Si buaya berjenis perempuan ini mengaku berada di aliran Sungai Kuala Tungkal. Mimpi ini kemudian diceritakan kepada keluarga . Setelah beberapakali bermimpi kemudian si buaya yang berjenis perempuan tersebut diberi nama Nur Chasanah.

Namun apabila diminta pulang ke rumah oleh Ibu Asmah, ia hanya mengatakan belum saatnya dan hanya boleh berkomunikasi dalam mimpi. Akhirnya 10 tahun berlalu dari sejak Ibu Asmah melahirkan. Ibu Asmah kembali didatangi Nur Chasanah dalam mimpi yang meminta dijemput di salah satu tempat di tepi aliran Sungai Kuala Tungkal.

Mendapatkan mimpi tersebut Ibu Asmah bersama keluarganya kemudian datang ke tempat yang dimaksud dan mendapati seekor buaya. Kemudian si buaya dibawa pulang ke
rumah.

“Jadi sudah 13 tahun dia kami bawa pulang ke rumah dan saat ini sudah berusia 23 tahun,” kata Asmah.

Seterusnya dibuatkanlah kawasan simen sepanjang 3,5 meter di dalam rumah mereka untuk tempat bagi Nur Chasanah.

Untuk makan tidak seperti buaya biasa yang memakan daging mentah. Setiap malam Isnin dan Jumaat ayam panggang disediakan untuk disantap oleh Nur Chasanah.

Selama 13 tahun berada di rumah sudah tak terkira jumlah orang yang datang ke kediaman ibu Asmah, mulai orang yang sekedar ingin tahu hingga orang-orang yang sengaja ingin ‘menggangu’. Bahkan beberapa petugas dari balai koservasi sempat datang untuk mengambil Nur Chasanah,

Banyak juga diantara pengunjung yang datang meminta sesuatu. Mulai minta disembuhkan dari penyakit atau mengatasi sejumlah masalah. Ibu Asmah hanya mengingatkan semua itu adalah kehendak Allah SWT.

 

Video Ibu Dato Aliff Syukri iaitu BONDA ROZITA bersama Ustaz pergi berjumpa Ibu asmah dan menemu bual wanita tersebut.

Sumber:

ANAK BERTUKAR MENJADI BUAYA’, Nur Chasanah Tetap Disayang..Ibu kepada Dato Aliff,Bonda Rozita menemubual Wanita tersebut diIndonesia